Berikutini adalah nominasiku untuk empat tulisan pembuktian yang paling otentik mengenai Protokol Zion, yaitu tulisan -tulisan Ivan Fraser's Proofs of an Ancient Conspiracy, Henry Makow's Protocol Forgery Arguments Are Flawed, Paquita de Shishmareff's Waters Flowing Eastward dan Peter Myers Protocols of Zion Toolkit, yang mendapat hadiah nomor
RasismeKita semua satu di dalam Kristus. Ada dalam Alkitab, Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam
SedangkanAlkitab memberikan peringatan bahwa cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan (1 Timotius 6:10), ayat ini berbicara tentang sikap hati terhadap uang. Uang adalah sesuatu yang kita butuhkan untuk melakukan transaksi jual beli, namun apabila uang sudah menjadi sesuatu yang mengikat dan menarik hati kita maka akan mengakibatkan
Alkitab tidak dikenal oeh orang-orang Kristen sebagai makanan jiwanya. Ini sering terjadi. Pengertian tentang berkat-berkat Tuhan dalam usaha sehari- hari= pengetahuan tentang Firman Tuhan (131) Pengertian akan Firman Tuhan, ayat-ayat akan menimbulkan iman dalam hati dan pengalaman kemenangan dalam hidup lebih banyak kita mngerti
Dr Israel Shahak dalam bukunya berjudul 'Jewish History and Jewish Religion', pada bab tentang Jesus di dalam Talmud pada h.57, dan h.105-106, menegaskan adanya ayat-ayat yang menganjurkan kebencian dan rasisme di dalam Talmud.
BacaanAlkitab. Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. Amsal 10:12 ANAK DAN NAMA. Kemarin kita membaca tentang nama Musa yang diberikan oleh puteri Firaun. Nama itu berarti “karena aku telah mengambilnya dari air” (Keluaran 2:10). Suka atau tidak, nama itu menempel kepada anak Musa.
Kepadapelaku rasisme dan diskriminasi, Alkitab mencatat dalam Roma 6:13 "Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup.
Baikdalam hadis atau ayat sebelumnya kita mendapatkan isyarat agar tidak bertindak rasis terhadap mereka yang berbeda. Kita selayaknya menjaga dan merawat perbedaan yang ada agar kedamaian dalam menjalani kehidupan sosial dapat terwujud dengan baik. Sebab Allah tidak melihat kita berdasarkan warna kulit, agama, atau pun ras kita.
Sdrang Saya merasa anda terlalu menonjolkan free will manusia sehingga anda hanya mengambil ayat pendukung dari Alkitab, mengapa anda tidak mengambil ayat yang menunjukkan kedaulatan Allah di dalam rencana anugerah keselamatan dan menafsirkan ayat ayat tersebut sehingga keseluruhan ayat Alkitab yang menerangkan keselamatan tersebut
HopsID – Sekiranya 70.000 orang Yahudi Israel melakukan parade bendera di sekitar Kota Tua pada hari Minggu, 29 Mei lalu untuk menandai peringatan Hari Yerusalem.. Parade ini berujung pada terjadinya bentrokan antara peserta dengan warga Palestina setelah para peserta meneriakan kata-kata rasis sepanjang parade berlangsung.. Seruan-seruan
ZHQFA57. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sadarkah kita bahwa dunia sedang mengalami krisis toleransi? Rasisme menjadi isu yang tidak pernah berakhir di seluruh dunia. Rasisme sendiri ialah paham yang mengatakan bahwa ras diri sendiri adalah yang tertinggi dan merasa superior dibandingkan ras lainnya. Rasisme melahirkan tindak diskriminasi suku, agama, ras, budaya, adat, golongan, ataupun warna kulit. Pelaku rasisme merasa dirinya yang paling unggul sehingga mereka merasa bisa melakukan apa rasisme yang paling sering kita jumpai adalah diskriminasi warna kulit dan bentuk fisik. Diskriminasi ini dapat terjadi di tempat kerja, sekolah, tempat umum atau bahkan pengadilan. Diskriminasi juga bisa dilakukan oleh siapa aja mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Bahkan aparat keamanan yang bertugas melindungi masyarakat justru juga pernah melakukan diskriminasi. Ironisnya tindakan diskriminasi yang dilakukan kadangkala begitu parah sampai mengarah pada dalam kasus yang dialami oleh George Floyd yang meregang nyawa akibat tindakan oknum polisi. George meninggal karena disekap dengan lutut selama 9 menit oleh oknum polisi bernama Derek Chauvin. George adalah seorang yang berkulit hitam dan oknum polisi tersebut adalah seorang yang berkulit putih. Kasus ini menjadi sorotan masyarakat sebagai kasus rasisme di mana orang kulit hitam menjadi sasaran diskriminasi oleh orang kulit putih. Kemarahan publik terhadap kasus-kasus rasisme menciptakan protes anti-rasisme seperti Black Lives Matter, Papuan Lives Matter, dan yang terbaru adalah Stop Asian Hate. Menurut saya ideologi rasisme adalah ideologi yang terburuk dan terkejam. Bayangkan saja seseorang bisa dengan mudah kehilangan harga diri bahkan nyawanya sendiri hanya karena perbedaan warna kulit, ras, suku, atau agama. Rasisme dilakukan oleh orang-orang tidak bermoral dan tidak berperikemanusiaan yang semata-mata hanya untuk meraih popularitas, kepuasan pribadi, kekayaan, atau kepentingan golongannya sendiri. Kejadian 126, Berfirmanlah Allah "Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Jelas sekali tertulis dalam Alkitab bahwa setiap manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan kita semua adalah keturunan Adam dan Hawa yang artinya kita 1334, "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi." Allah mengasihi kita tanpa pandang bulu begitu juga kita harus mengasihi sesama manusia tanpa pandang bulu seperti yang Yesus ajarkan. Jika kita menghina dan merendahkan seseorang, ingatlah bahwa kita sedang melukai seseorang yang dikasihi Tuhan dan baginya Yesus bersedia pelaku rasisme dan diskriminasi, Alkitab mencatat dalam Roma 613 "Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran."Efesus 432, ”Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Alkitab mengajarkan bahwa setiap manusia, apapun suku, agama, warna kulit, bahasa, ras, dan status sosialnya tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah di hadapan Tuhan. Semua manusia diciptakan berdasarkan gambar dan rupa Allah yang artinya semua manusia sama dan sederajat. Sebagai warga negara Indonesia yang hidup dalam keanekaragaman, sudah seharusnya kita hidup saling berdampingan dan rukun. Sebagai orang beriman dan beragama, saya yakin agama manapun tidak ada yang membenarkan tindakan rasisme. Mari kita ciptakan dunia yang bebas dari rasisme dimana setiap orang saling menghargai hak satu sama lain. Semoga artikel ini bisa menjadi bahan untuk introspeksi diri sendiri agar kedepannya tidak ada lagi tindakan rasisme. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya